Seminar “Parenting Jaman Now – Gadget vs Gaptek”

Bagaimana sih menjadi orangtua zaman now mendidik anak-anak zaman now?

Bagaimana sih mendidik anak-anak yang lahir di era digital seperti sekarang?

Pertanyaan tersebut banyak diajukan oleh orangtua yang mengalami kesulitan menghadapi perilaku anak-anak mereka yang sudah terbiasa kontak langsung dengan gawai (gadget).

GBT Kalam Hidup berusaha menjadi jawaban atas pertanyaan orangtua tersebut dengan mengadakan seminar orangtua yang mengambil topik “Parenting Zaman Now – Gadget vs Gaptek”

Seminar yang dilaksanakan pada hari Minggu, 12 Agustus 2018 tersebut diadakan sekaligus perayaan Hari Ulang Tahun GBT Kalam Hidup yang ke-37.

Ibu Srisiuni Sugoto, salah satu dosen Fakultas Psikologi Universitas Surabaya didaulat untuk menjadi pengampu seminar tersebut. Sekitar 60 orang peserta dan 20 orang panitia mendapatkan begitu banyak bekal pengetahuan dan informasi berharga sebagai bekal untuk mendidik anak mereka.

Ibu Srisiuni banyak menjelaskan tentang pola asuh orangtua kepada anak. Pola asuh orangtua akan membentuk kepribadian anak sekaligus menentukan bagaimana orangtua mengambil keputusan tentang penggunaan gawai pada anak mereka.

Menurut Ibu Srisiuni, anak tidak perlu dikenalkan gawai hingga usia 5 tahun. Perbanyaklah aktivitas fisik yang bermanfaat bagi perkembangan fisik, syaraf, dan mental anak. Jika anak sudah mengenal dan menggunakan gawai, orangtua perlu memberikan batasan-batasan yang tegas serta konsisten. Misalnya, hanya boleh menggunakan gawai pada hari Jumat dan Sabtu selama tiga jam saja, tentu saja di dalam pengawasan orangtua.

Bagaimana jika anak tidak bisa lepas dari gawai? Ini perlu kerja keras dari orangtua. Orangtua sebagai pemegang kendali harus konsisten menetapkan aturan larangan penggunaan gawai. Tapi jangan hanya dilarang dan anak diabaikan. Namun, isilah dengan kegiatan pengganti yang menyenangkan. Misalnya berjalan-jalan di taman, membaca bersama, nonton film bersama, dan bermain bersama.

Kegiatan yang dilakukan bersama akan mendekatkan hubungan anak dengan orangtuanya. Hal itulah yang banyak diusahakan oleh para orangtua yang justru sudah terlambat dilakukan karena mereka membiarkan masa kecil anak-anaknya dihabiskan berjam-jam lamanya dengan gawai.

Dalam seminar in orangtua diberikan kesempatan untuk bertanya jawab langsung kepada pembicara. Tepat pukul 19.15 kegiatan seminar ditutup dengan doa berkat oleh Bapak Gembala.

 

© by Diyah Ariyani