Kesaksian Jemaat

Oleh darah Anak Domba, oleh kesaksian kita. Iblis dikalahkan, kuasanya dihancurkan…

Sebuah kutipan lagu yg diambil dari Why 12:10-11, memberi pesan penting bahwa darah Anak Domba mengalahkan kuasa iblis dan harus disertai juga dgn perkataan kesaksian kita.

Jika Anda tergerak untuk menjadi berkat melalui kesaksian bagi orang di sekitar Anda, silahkan membagikan pengalaman Anda dengan mengisi form di bawah. Tuhan Yesus memberkati!

6

avatar
  Subscribe  
terbaru terlama voting terbanyak
Beritahu jika
Edwin
Guest
Edwin

Memuliakan Tuhan

Suatu hari, ketika saya sedang memotret sebuah acara Ibadah Ucapan Syukur Pernikahan, ada sebuah lagu pujian “Ku Mau SpertiMu Yesus”. Ketika sampai di bagian “…dalam setiap jalanku, memuliakan namaMu..” saya tersentuh. Saya ingat akan cintaNya Tuhan, lalu saya bertanya “Tuhan, bagaimana aku bisa memuliakan namaMu melalui fotografi?” Saya hanya bertanya” dalam hati. Tuhan tidak menjawabnya secara langsung.

Di sela acara, saya masuk ke dalam rumah si empunya acara untuk buang air kecil, didalam banyak ibu-ibu yang bekerja menyiapkan hidangan untuk para tamu. Setelah saya keluar dari kamar mandi, salah satu ibu nyeletuk “Mas, mbok ya yang disini difotokan, jangan yang disana (diluar) terus”, saya jawab “Oke bu”, saya ambil kamera dan mengambil beberapa gambar, mereka tersipu dan senang ketika dipotret, kemudian salah satu dari mereka bilang, “Mas, bah dicetak opo ga dicetak, kene iki wes seneng lek difoto, hahaha…” lalu saya pun melanjutkan tugas saya kembali ke acara.

Lalu dalam sebuah momen, saya pas memotret seorang soundman berambut gondrong, sedang tertawa lepas. Kemudian saya tunjukkan kepadanya dari layar kamera, lalu dia bilang.. “Wah difoto rek.. Wes suwe aku ga tau foto..” lalu dari situ dia banyak bercerita tentang dirinya dan tiba-tiba omongan kami nyambung dan jadi akrab.. Saya hanya mendengarkan dengan menimpali sedikit. Sepertinya dia senang bisa “merasa dihargai dan didengarkan”

Dalam perjalanan pulang, Tuhan ingatkan kembali akan kedua peristiwa tersebut, “Membuat orang lain senang akan memunculkan syukur dalam hati orang tersebut, dan ketika mereka bersyukur, namaKu dipermuliakan” lalu aku sadar, ternyata fotografi pun bisa memuliakan Tuhan ya..

Heni W
Guest
Heni W

Aku juga pengen kesaksian kayak om Hedy..kapan hari aku sakit asam lambungku kambuh.kecapekan touring dari Jogja makan oke jally kurma batuk Gak berhenti.aduh setres sekali punya sakit lambung gak boleh minum sembarang obat.ke gotong royong dokter biasanya gak ada dokter lain.dari rmh obat mau abis belum sembuh..setres mau marah rasanya.obat larang2 gak waras sek loro.posing..ya tuhan rasanya kayak mau mati aja.obat abis gak sembuh2 aku nangis aku doa Tuhan sembuhkan aku.aku bilang sama fandy.nyobak fan dipuskesmas siapa tau sembuh.tapi sebelum kesana aku SDH merasakan putus asa dulu.paleng gk cocok.paleng disuruh sontek preksa darah..aku gak suka takut jarum takut punya sakit aneh2 MLS ke dokter klau gak parah MLS ke dokter..aku nekat ke puskesmas moga sembuh tuhan ada keajaiban.obat aku dari gotong royong aku kasih dokter puskesmas.aku bilang saya sudah minum obat ini Bu tapi msh belum sembuh.smpk obat mau abis.rasanya pengen marah jengkel..dokter bilang gini..ibuk gak boleh marah2 ya.kenapa dok..nanti lambung ibuk kambuh panas dingin terus gak sembuh2.ada obat yg lambung ibuk dak kuat obat ini.oh..dari rmh tak minum obate puji THN aku gak disuntik gak preksa darah rodok lego.aku abis minum obat berangsur- angsur membaik aku jg baca you tobe untuk lambung.mentimun wortel juga bisa untuk lambung.obat abis aku sembuh..Fandy tak ciumi puji THN fan..tuhan Yesus jawab doa m2 sama nangis.gak sia2 M2 doa tiap hari Sampek nangis Sampek Alkitab dikeloni.aku klau kadang ada rasa ketakutan / ada masalah.abis baca Alkitab doa trus alkitabe tak keloni Sampek tidur pulas adem rasane kayak ada yg jaga aku..aku nangis puji THN fan M2 sembuh..emang tuhan luar biasa ya.lek gak ngelakoni Dewe gak ngara isok ngrasakno kuasa tuhAn yg luar biasa.emang dahsyat..wih seneng aku wis waras..Amen.πŸ™

Hedhi
Guest
Hedhi

sdra2 terkasih..mhon maaf mngganggu waktu sbntar…sya ingin mengabarkan kasih Tuhan Yesus yg luar biasa dalam kehidupan sya sekluarga.. yg sya dpat bbrapa hri lalu tepatnya saat tahun ajaran baru senin kmren ..putri ke 2 kami janetta(netta) yg sklah di tk kristen cita insan..sdh kmi putuskan untuk brhnti sekolah..dikarnakan blum bs ambil raport..(blum byar spp 2 blan & daftar ulang) yah smua dikarnakan sya blum ada pkerjaan…1 mnggu sblum msuk skolah sya dan istri bingung mesti bgmna.. krna peraturan sekolah sngt ketat n disiplin…dlm kebngungan …kami bw doa dan beeserah pd Tuhan..apapun hasilnya …rncana Tuhan kami yakini adalah yg terbaik…selang 3 hri..ada bantuan t trduga dr kakaknya(putri ke 2 sya dr istri trdahulu) puji Tuhan wlaupun itu cm ckup buat spp sja…dgn bekal itu sya ptuskan untuk meng hadap kepla sekolah untuk mhon keringanan waktu..meskipun sy tahu klo itu mistahil( klo mngikuti peraturan sekolah ) tp Tuhan btul2 baik dan mengasihi ..saat sya menghdap kepala sekolah (yg jg hamba Tuhan)..apa yg trjadi ?? sekali lg puji Tuhan semua berjalan baik netta ttp hrus msuk sekolah (g boleh stop ) dan sy dibri keringanan waktu ..smpai sy bs slsaikan… itulah kemurahan dan kasih Tuhan yg terjdi dlm keluarga sya.. .demikianlah sdra 2 kesaksian sya …bhwa benar adanya klo Tuhan kita baik dan ajaib…amen….maaf klo saya brbagi kesaksian di group KHF ini…krna sya sngat bhagia.. doa sya didngar… Tuhan memberkati sdra2 semua…

Trifena Ana Setya Rahayu
Member
Trifena Ana Setya Rahayu

Saya Trifena Ana, saya sangat bersyukur karena dipilih Allah untuk menjadi umat kesayangannya. Tuhan Yesus sangat mengasihi keluarga kami terutama saya pribadi. Seringkali orang berpikir salah tentang seseorang yang didiagnosis suatu penyakit, bahkan seringkali kali saya diberi postingan tentang penelitian beberapa ahli yang mengatakan bahwa orang yang sakit kanker adalah orang yang tidak punya kasih, selalu penuh rasa iri dan dengki dan masih banyak hal-hal yang negatif. Kadang saya berpikir bagaimana dengan anak balita yang didiagnosis kanker apakah penyebabnya seperti yg para ahli katakan? Bagaimana perasaan orang tua anak itu jika mendapat postingan seperti itu? Seharusnya doa dan dan dukungan yang diperlukan mereka. Tapi saya tidak pernah mempermasalahkan hal itu. Pada dasarnya semua orang ingin sehat. Jika diberi uang satu triliun tapi kita harus sakit, apakah kita mau? Puji Tuhan kalau selama ini saya punya sahabat yang sangat setia. Dia selalu ada di musim kehidupan saya. Dia sumber kekuatan saya. Saya berserah penuh kepadaNya. Tidak pernah saya dibiarkan sendiri. Lebih dari 30 tahun mujizatNya selalu dinyatakan dalam hidup saya. Dia mengerti bahasa tetesan air mata saya. Itu sebabnya saya tidak mau kehilangan sukacita saya, seperti dalam Habakuk 3 : 17-18 ayat yang saya baca 32 tahun yang lalu saat saya divonis kanker. Apakah Tuhan tidak mendengar doa saya? Tuhan selalu mendengar doa saya. Dia memberi saya kekuatan super duper kuat sehingga saya ada seperti saat ini. Tgl 6 Agustus kemarin saya harus menjalani terapi nuklir yang ke tiga. Penyertaan Tuhan luar biasa. Seharusnya terapi itu dilakukan tanggal 10 september tetapi karena pada 14 mei hasil USG leher menunjukkan adanya penyebaran kanker padahal 19-22 Feb 2028 sdh diterapi itu sebabnya jadwal diajukan. Apakah Tuhan tidak sayang? Tuhan sangat menyayangi saya. Tuhan ingin menunjukkan kasihNya kepada saya dan agar saya belajar untuk lebih sabar lagi. Ternyata Tuhan ingin merenda hidup saya menjadi sesuatu lebih indah lagi dan kata Tuhan saya masih harus belajar panjang sabar lagi, banyak bersyukur dan selalu mengandalkan Tuhan Yesus. Karena hasil foto Radionuklir pada hari Kamis tanggal 9 Agustus 2018 menunjukkan adanya penampakan penyebaran kanker bukan hanya di tiroid, kelenjar getah bening namun juga di dada. Padahal hasil CT Scan dan test kanker pada bulan Maret normal. Apakah saya marah pada Tuhan? Tidak. Saya tetap bersyukur pada Tuhan Yesus karena Tuhan Yesus punya rencana indah dalam hidup saya dan Dia lebih tahu apa yang terbaik bagi hidup saya. Saya percaya ketika rasa sakit mendera saya, Tuhan juga ikut merasakan apa yang saya rasakan. Setelah ini saya harus melakukan banyak pemeriksaan yang tentunya biayanya sangat mahal. Namun saya sedikitpun tidak pernah meragukan Tuhan Yesus. Dia Jehova Rapha dan Jehova Jireh. Tanggal 4 February 2019 saya harus menjalani terapi nuklir lagi dengan dosis yang cukup tinggi. Tapi karena hidup saya sdh saya serahkan pada Tuhan jadi saya menyerahkan sepenuhnya pada Tuhan. Seperti dalam Mazmur 106:1 Haleluya! Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

Ribkah Jayanti
Member
Ribkah Jayanti

“Things that no eye has seen, or ear heard, or mind imagined, are the things God has prepared for those who love him.” (1 Corinthians 2:9)

Ayat Firman Tuhan diatas yang akhir2 ini menjadi rhema saya. Menjadi pengajar merupakan salah satu kerinduan saya setelah lulus kuliah. Walaupun bukan sarjana pendidikan, tapi saya memiliki kemampuan lebih di bidang pelajaran khususnya eksakta (matematika, fisika, kimia, biologi). Pelajaran yang selalu dianggap momok sebagian besar murid. Namun hal itu tidak pernah terjadi karena selama kurleb 8 tahun saya bekerja di perusahaan distributor sebagai marketing industri. Berbekal kelebihan itu, saya tuangkan hanya sebagai pengajar les privat, baik privat di rumah ataupun di bimbingan belajar. Selama 14 tahun (sejak kuliah bahkan sampai sekarang), saya memberikan les privat kepada banyak anak, mulai dari kelas 4 SD hingga 3 SMP. Prinsip saya memberikan les privat bukan karena materi, namun lebih kepada supaya anak itu suka dengan pelajaran eksakta, sekaligus supaya saya sendiri tidak lupa dengan berbagai rumus atau hafalan yang ada.

Awal Agustus, teman SMA saya broadcast di grup whatsapp (WA). Dia sedang mencari rekan (kalau bisa anak Tuhan) yang bisa pelajaran math & IPA serta english dan terbiasa memberikan les privat. Ternyata teman saya bekerja sebagai team non akademik di sekolah international. Saya pun langsung chat pribadi ke dia. Singkat cerita, saya berkunjung ke tempat dia mengajar dan diperkenalkan dengan team pengajar disana. Saya pun diminta untuk mengirimkan Curriculum Vitae (CV). Esoknya saya dipanggil interview (dg HRD dan principal orang bule asli) serta diberikan soal2 Math & IPA untuk dikerjakan. Lusanya, saya pun diminta kembali ke sekolah untuk micro teaching. Kesulitan terbesarnya karena bahasa pengantarnya yaitu bahasa inggris. Saya menyadari bahasa inggris saya pun tidak terlalu bagus, hanya passive english saja. Ketika interview hingga micro teaching dilarang berbahasa indonesia. Namanya orang Surabaya ya harus bonek alias bondo nekat 😁. Murid yang saya ajar ketika micro teaching adalah anak India, China yg notabene mereka tidak bisa bahasa indonesia 🀦. Mereka ngerti atau tidak ngerti dg bahasa saya, sempet cuek aja sih, yg penting bonek dulu 🀣.

Teman saya bercerita enaknya bisa mengajar disitu, misalnya salary besar, banyak liburnya dibanding sekolah lain, tiap tahun salary naik😁, mungkin juga ada kesempatan field trip ke luar negeri. Siapa yang tidak pengen seperti itu… πŸ˜†

Secara pribadi, saya tidak terlalu berharap untuk bisa diterima di sekolah tersebut karena merasa tidak punya pengalaman mengajar di sekolah formal dan bahasa inggris yang tidak terlalu bagus. Tidak pernah tahu cara buat lesson plan, kurikulum, dll yg berhubungan dengan sekolah.

Cara Tuhan yang sungguh ajaib, pertengahan Agustus saya diberi kabar oleh HRD bahwa saya diterima di sekolah tersebut 😱😰 (karena info dr teman saya memang segera dibutuhkan untuk mengajar primary (SD)) dan diminta untuk mengajukan pengunduran diri.
Perasaan sempat stres, bingung, senang, galau, takut, bimbang, gagal fokus, campur aduk laaahhh πŸ˜–πŸ˜–…. Masih belum mengerti maksud & rencana Tuhan bagi saya.
Saya pun share dg suami, dan Puji Tuhan dia mendukung sekali kalau saya pindah kerja sbg pengajar, disamping jarak dari rumah lebih dekat juga nantinya pasti terbiasa bicara bahasa inggris serta tantangan baru yang bisa membuat saya semakin berkembang.

Saya sempat merenung, bahwa seringkali rencana Tuhan itu penuh dg misteri. Selama 14 tahun saya memberikan les privat, ternyata Tuhan mempersiapkan saya untuk mengajar di sekolah ini. Yang penting kita tetap taat dan setia melayani Tuhan. Ini juga saya anggap hadiah ulang tahun yang ke 32 tahun 🀭.

Setelah bertemu kembali dg HRD, rencananya saya akan mengajar di akhir September (memasuki semester baru). Walaupun status karyawan kontrak, masih ‘masa pencobaan’ πŸ˜‚ selama 6 bulan, biarlah hikmat Tuhan dalam mengajar selalu ada dalam hidup saya. Posisi yang saya kerjakan sebagai PRIMARY MATH TEACHER di SINGAPORE NATIONAL ACADEMY Pepelegi Waru.

Demikian sharing saya (maaf terlalu panjang πŸ˜…), semoga memberkati.. The blessings of the Lord be upon all of you πŸ˜‡